OLEH :
EFI ROKANA & ANDAYUNAH
JURUSAN PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS ISLAM KADIRI (UNISKA) KENDIRI
Penelitian ini dilaksanakan di dua tempat, untuk pengambilan sample dilaksanakan secara bertahap di beberapa jagal kambing di desa Ploso kecamatan Mojo, kabupaten Kediri. Penelitian ini dilaksanakan mulai tgl 10-30 Juli 2009. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur kambing betina lokal terhadap kualitas daging kambing betina lokal.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 80 sample daging dari 40 ekor kambing betina , diambil dari bagian has dalam dengan berat rata-rata 0,25 gram. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa secara deskriptif dan analitis dengan menggunakan metode analisa Chi-Square. Variabel yang diukur adalah warna daging, kekenyalan daging dan tingkat keasaman (pH) daging.
Hasil penelitian menunjukan bahwa umur berpengaruh sangat nyata terhadap warna daging (P=0,006) dan kekenyalan daging (P=0,002). Hasil analisa deskripsif terhadap tingkat keasaman (pH) menunjukan bahwa pH daging masih tergolong normal.
Kesimpulan penelitian adalah bahwa makin tua umur kambing betina lokal,maka makin gelap warna dagingnya serta makin liat (alot) kekenyalan dagingnya. Disarankan agar dilakukan penelitianlebih lanjut tentang kandungan nutrisi daging kambing betina lokal pada berbagai tingkatan umur yang berbeda.
